Puisi : ngukanduk
アグンヌグラハ
Berawal dari sebuah kisah nyata yang aku alami sendiri
BOLA MATA INDAH

Ku terbangun dari mimpi indah yang ku alami
Ku buka jendela dengan kedua mata yang belum sempurna
Melihat sekeliling ruang yang biasa kulihat
Nyanyian burung yang ku dengar
Memperdalam lamunan yang tak berujung
Mengingat gadis yang semalam ku mimpikan
Terasa dalam dunia nyata
 kedua bola matamu yang indah
Seperti ku menemukan hawaku yang hilang
Rasanya seperti seribu tahun ku menunggumu
Hingga akhirnya kudapatkan persaan ini
Walaupun itu hanya sebuah mimpi
Tapi ku bersyukur dengan rasa yang hidup kembali
Yang kukira telah mati
Surga dunia yang takkan pernah kembali






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Kyūshoku ke Konstitusi, Membaca Pendidikan Karakter Jepang dan Indonesia melalui Program Makan Sekolah

Kelalaian Berjamaah dalam Tata Kelola Perkebunan Sawit di Indonesia Alih Fungsi Hutan, Kerusakan Ekologis, dan Distorsi Amanat Konstitusi

Ketika Kekayaan Berbicara Lebih Keras: Membaca Plutokrasi di Era Moderen